Diversifikasi Lebar Menjadi Strategi Mitigasi Risiko Seorang Dividen Investor

Ada banyak strategi untuk menyusun portofolio saham yang beredar di forum-forum.

Ada yang concentrated atau cuma beberapa saham saja 

Kalo kinerja saham naik akan kerasa secara capital gain tetapi jikapun turun juga lebih terasa

Ada yang diisi wajar kisaran 10 saham dengan diversifikasi sektor

Agar kalo ada sektor yang manggung bisa ikut menikmati dan jika ada sektor yang turun porto tetap terjaga

Ada yang diversifikasi lebar.

Kalau ada badai bisa aman tetapi kalo IHSG bullish maka porto tidak naik signifikan karena bobotnya besar

Semua bebas saja dan kembali ke plan yang sudah dibuat.

Begitu juga kita sebagai seorang dividen investor.

Kita juga harus punya strategi tersendiri sebagai bentuk mitigasi risiko dari berbagai kemungkinan dan saran kami jangan semua informasi yang ada di forum langsung diterapkan.

Pastikan saran yang ada sesuai dengan plan kita sebagai dividen investor termasuk memutuskan jumlah saham yang ada di portofolio.

Dividen investor adalah investor yang mempunyai target di dividen yield yaitu 8% yang nantinya total porto akan naik sebesar 8% hasil dari real cash dividen. Kita tidak mengejar capital gain atau keuntungan dari kenaikan harga saham.

Karena kita tidak fokus ke capital gain sehingga tidak cocok dengan model concentrated atau yang hanya hold 3 sampai 5 saham. Kenapa? karena sebagai dividen investor harus melakukan mitigasi sebagai berikut :

1. Kinerja perusahaan turun sehingga besaran dividen turun

Kebanyakan emiten akan menurunkan besaran dividennya ketika laba bersih turun karena memang laba bersih menjadi acuan perusahaan untuk menentukan besaran dividen.

Contoh yaitu PGAS

Kinerja perusahaan PGAS tahun buku 2025 menurun signifikan dibanding tahun buku 2026 sehingga dividen yang diberikan juga menurun signifikan.

eps pgas

2. Dividen Payout Ratio yang menurun

DPR menjadi acuan bagi perusahaan untuk membagikan besaran dividen sesuai dengan laba bersihnya.

Ada yang relatif tetap dari tahun ke tahun yaitu misal 90%.

Ada yang naik turun sesuai dengan kondisi kadang 100% kadang hanya 80%.

Tetapi ada juga yang biasanya rutin 98% tiba-tiba menurunkan DPR menjadi kisaran 90%.

Nah hal-hal seperti ini bisa sangat mungkin terjadi dan tentu saja harus dimitigasi risiko. Cara mitigasinya yaitu dengan membeli banyak emiten.

Contoh ada saham SIDO

Biasanya SIDO membagikan dividen dengan DPR hampir 100% tetapi di tahun 2026 ternyata membagikan dividen dengan DPR hanya 90%. Alhasil prediksi kita meleset dan dividen yang didapat menjadi lebih rendah.

eps sido

3. Tidak membagikan dividen

Dalam Komunitas Dividen Investing ID, kami akan memilih saham-saham yang membagikan dividen dengan dividen yield >8%.

Tapi ternyata ada hal di luar kendali kita yaitu keputusan manajemen yang tiba-tiba memutuskan tidak membagikan dividennya.

Contoh saham EPMT dimana di tahun 2026 tidak membagikan dividen tahun buku 2025.

Itulah kenapa seorang dividen investor harus memiliki porto yang lebar bahkan bisa saja di atas 30 emiten dalam portonya.

Pertanyaan kemudian muncul

“bagaimana caranya mengevaluasi sahamnya kalo portonya sangat banyak”

“apakah bisa tidur nyenyak?”

Jawabannya sangat gampang.

Dividen investor akan menganalisa suatu saham dengan detail saat PERTAMA KALI mau masuk ke suatu saham. Jika sudah berada di dalam porto maka hanya bagian-bagian tertentu saja yang dievaluasi atau bisa juga menggunakan screening random saja.

Contoh seperti PGAS dilihat kenapa tiba-tiba kinerja turun oh karena ada penurunan nilai properti

laba rugi PGAS 2025

Apakah aman? aman.

Sudah selesai.

Gampang kan

Yang kedua adalah kalian juga bisa memanfaatkan layanan dari Komunitas Dividen Investing ID dimana kami sudah menyusun Indeks DIVI50 sebagai acuan bagi teman-teman yang ingin

  • menyiapkan dana pensiun,
  • dana pendidikan anak,
  • masih pemula sehingga belum bisa membaca lapkeu,
  • bekerja kantoran tapi tidak ingin diribetkan dengan harus membaca lapkeu tiap kuartal

Kami terus mengupdate setiap kuartal untuk kinerja emiten, harga panggilan yang terbaik sehingga teman-teman hanya cukup membeli sesuai harga panggilan yang sudah kami susun.

Tertarik join bisa langsung klik https://divideninvesting.id

Baca materi lainnya seputar dividen investing disini MATERI DIVIDEN INVESTING

Apakah selesai? Tentu tidak. Pertanyaan lanjutan muncul

“Bagaimana kalo modal masih kecil, nanti dividennya tidak terasa donk?”

Jawabannya adalah sama. Katakanlah dengan modal 10juta membeli 3 saham dengan target dividen 8% maka total dividen sebesar 800rb.

Kalo beli 10 emiten juga total dividen 800rb.

Namun problemnya adalah seperti di atas bahwa bisa saja tiba-tiba 

  • Kinerja turun
  • Dividen Payout Ratio turun
  • atau malah tidak membagi dividen

Jadi fokus di mitigasi risiko lebih dulu dengan cara menyebar dividennya.

Visited 391 times, 1 visit(s) today

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *