Kelemahan Dividen Investing : Tertinggal Karena Kudu Mengikuti Plan
Dalam Komunitas Dividen Investing ID ada istilah yaitu harga panggilan dimana suatu saham dianalisa dari berbagai pov kemudian dirumuskan 1 harga panggilan (Kalian bisa membaca detail cara kami menyusun harga panggilan di artikel berikut Harga Panggilan Dividen Investing ID)
Harga panggilan ini bisa naik dan turun.
Naik jika kinerja perusahaan naik dan turun jika
- kinerja perusahaan turun atau
- kinerja saham turun
Kami memberi judul artikel ini adalah kelemahan dividen investing yaitu tertinggal karena mengikuti plan yang ada.
Begini ceritanya
1. Harga panggilan ditetapkan, eh ternyata kinerja saham turun, turun dan turun sehingga membuat harga panggilan diturunkan agar modal tidak habis untuk average down.
Tapi harga panggilan turun jauh di bawah harga realtime sehingga kita tidak bisa membeli
2. Nah kemudian kinerja saham pelan-pelan naik tetapi harga panggilan tetap sehingga kita tidak bisa membeli saham lagi karena harga panggilan yang masih di bawah sebagai mitigasi risiko terjadinya krisis. (Kita tidak bisa menaikkan harga panggilan kecuali kinerja perusahaan naik)
3. Akibatnya kita melepaskan potensi mendapat harga lumayan bawah karena harga panggilannya yang tidak kena
4. Kemudian tiba-tiba kinerja perusahaan naik dan harga panggilan dinaikkan dengan opsi
- bisa langsung lebih dari harga realtime atau
- tetap di bawah harga realtime
5. Jika dibawah harga realtime maka saham tersebut tetap tidak bisa dibeli sehingga kehilangan potensi.
6. Jika harga panggilan di atas harga realtime membuat kita membeli emiten relatif di harga atas dibanding harga saham sebelumnya
Kita analogikan menggunakan saham BMRI di momen bearish 08 Juni 2026 dan sebelumnya.
Harga panggilan BMRI adalah Rp 4700 dan di saat itu harga BMRI kisaran 4900 hingga 5100

Di momen ini kami setia menunggu dan tentu saja kita tidak tau akan ada crash (jangan percaya ada yang bisa meramal crash kecuali 1 atau 2x saja..percaya deh).
Kemudian harga BMRI masuk ke 4700 dan tentu saja masuk ke harga panggilan dan ini adalah momen dimana member Komunitas Dividen Investing ID bisa mulai membeli saham BMRI.
Pelan-pelan diakumulasi dan ternyata disisi lain harga saham BMRI pelan-pelan makin turun.
Karena harga panggilan bisa diturunkan karena kinerja saham maka harga panggilan turun menjadi Rp 4300.
Harga BMRI naik turun diantara harga 4200 hingga 4600 dan kita menggunakan harga panggilan 4300.
Tapi crash kemudian datang pelan-pelan.
Harga BMRI yang awalnya bermain di kisaran 4200 hingga 4600 turun pelan-pelan menjadi kisaran 3900 hingga 4200.
Di momen ini member masih bisa membeli dan akumulasi dan ternyata harga BMRI semakin turun hingga di level 3700. Kekhawatiran harga masih bisa turun lagi sehingga kebanyakan wait n see atau hanya membeli selot selot.

Melihat situasi yang ada kami membuat harga panggilan terbaru dengan pov
- menjaga manajemen modal (jika kita terus avg down maka modal akan habis)
- menjaga agar harga beli berikutnya cukup jauh
Harga panggilan terbaru dirilis di angka Rp 3600 sehingga member sudah distop untuk tidak avg down kecuali BMRI menyentuh angka di bawah Rp 3600.
Kabar baiknya adalah BMRI tidak pernah menyentuh Rp 3600.
Kabar buruknya adalah BMRI pelan-pelan naik dari 3700 3800 hingga 4200.
Kita menjadi tidak punya kesempatan membeli BMRI di harga range 3700 hingga 4000 karena begitu ada momen BMRI main di kisaran 3900 sampe 4200 kita stop ke 3600.
Dan kinerja perusahaan pun rilis dan ternyata kinerja lumayan bagus sehingga kita menaikkan lagi harga panggilan.
Ada 2 opsi saat membuat harga panggilan ini yaitu
- Jika menaikkan harga dari 3600 ke 4000 bisa saja tidak akan pernah mendapat BMRI lagi
- Disisi lain harga panggilan dinaikkan lebih dari harga realtime agar member bisa masuk di harga saat ini yang dirasa masih cukup rendah yaitu 4300
Dari momen ini terlihat ada kelemahan dimana member tidak bisa membeli saham BMRI saat BMRI beredar di range 3700 hingga 3900.
Tapi kelebihannya adalah kita bisa manajemen modal dengan cara beli saham lain.
Selain BMRI, kami juga mengalami hal yang sama di ACES (pernah nyentuh harga 310 tetapi saat itu penggilannya 302, sehingga kita kehilangan kesempatan beli ACES di area harga 310 hingga 348.)
Solusinya yang solutif jelas tidak ada namun quote yang bisa mewakili adalah
“Pastikan membeli saham dengan harga rendah walopun bukan harga terendah”.
“Berinvestasi dengan melangkah sesuai plan itu jauh lebih baik dan termitigasi risiko dibanding tidak mempunyai plan”