Wait n See Bagian Strategi Dividen Investor
Bagi teman-teman yang bergabung di Komunitas Dividen Investing maka akan sangat tau kalo kami aka admin sangat pelit dalam menawar saham.
(Teman-teman bisa join Komunitas Dividen Investing disini)
Kami sering sekali memberi arahan “wait n see, kurang menarik, tunggu bentar, pembelian max di harga XXX”.
(Teman-teman bisa banget lho mendapat arahan kapan waktu beli yang “tepat”, kapan waktunya wait n see, apakah saham ABCD sudah layak beli dengan cara join di Komunitas Dividen Investing)
Namun suatu hari ada salah satu anggota komunitas yang memberi insight menarik seperti di bawah ini

Arti dari saran di atas adalah
- Jika kita mau beli saham ABCD dan harga saham ABCD bagi sebagian orang sudah menarik maka bisa beli 30% atau 40% dari target dana yang akan dibelikan saham ABCD
- Jika misal target masuk ABCD 10juta maka bisa beli di kisaran 3juta atau 4juta
- jika turun bisa avg down dengan dana sisa yaitu 60% atau 70%
- jika ternyata naik maka diamkan saja
Nah berikut ini pandangan kami terkait
- kenapa pelit,
- kenapa nawarnya sadis,
- kenapa kebanyakan wait n see
Strategi yang kami jalankan adalah bagian dari money management dimana benar-benar akan beli ketika harga sahamnya sudah sesuai perhitungan.
Kelemahan dari strategi wait n see adalah kami sering ketinggalan kereta dimana harga sahamnya belum sampe ke harga beli kami tetapi sudah berbalik arah naik.
Dan jika naik tentu saja tidak membeli dan “terlihat” tidak cuan atau kehilangan potensi cuan
Tapi apakah ada kelebihannya?
Tentu saja ada.
Apa saja kelebihannya?
1. Nafasnya panjang
Seorang dividen investor berfokus jangka panjang atau bahkan bisa sangat panjang.
Dengan begini artinya sebaiknya tetap irit karena bursa sering tidak rasional dimana tiba-tiba saham yang memiliki div yield >8% malah harganya stagnan padahal kinerjanya naik.
Selain itu dengan nafas panjang kita bisa saja ketinggalan kereta di saham ABCD tapi tau-tau ada saham KUDA yang datang mendekat tanpa kita ngapa-ngapain.
2. Tidak semua peluang diambil
Ya biasanya kita ada mental nitip sandal.
Teknik ini semacam menandai suatu saham dengan modal kecil.
Jika nantinya harga sahamnya naik kita sudah di dalam. Namun jika harga sahamnya turun kita bisa avg down dengan sisa modal yang ada.
Padahal kelemahan teknik ini adalah ketika benar-benar ada peluang emas kita sudah kehilangan banyak modal kecil-kecil di berbagai tempat.
Dengan pelit kita tidak terbiasa nitip sandal dan tidak semua peluang diambil.
Kita belajar akan MENGAMBIL PELUANG YANG BENAR-BENAR SESUAI
Ingat singa itu tidak mengejar semua rusa, tapi hanya benar-benar 1 rusa.
Ingat sniper itu tidak menembak semua target tapi hanya benar-benar 1 target
3. Tidak dapat kelinci tapi dapat rusa
Ada 900 saham di bursa dan ada 30an yang hampir memenuhi kriteria saham dividen stock.
Ketika kita melepas peluang di saham ABCD tiba-tiba kita bisa mendapat saham EFGH.
4. Bisa belajar menahan diri dan tidak terpengaruh euforia
Dengan pelit, wait n see maka kita belajar menahan diri untuk tidak ikut euforia di bursa saham.
Percaya enggak percaya bursa saham itu sangat berisik dan jika mental kita tidak kuat maka akan bingung dan membeli semua saham.
Influencer A bilang saham ABCD akan to the moon
Influencer B bilang yang terbaik adalah saham EFGH
Influencer C mengatakan ABCD dan EFGH growthnya sudah habis, yang sedang tumbuh adalah JKLM
Eh ada seorang dividen investor bilang ngapain repot-repot menghitung future value kalo saham WXYZ valuenya sudah keunlock tapi harga sahamnya stagnan.
Oh ya belajar menahan diri dari euforia juga bagian dari belajar sabar.
Belajar sabar juga berarti belajar menerapkan money management.
5. Fokus di dividen bukan capital gain
Dan terakhir adalah fokus seorang dividen investor adalah dividen.
Semakin tinggi dividen yield semakin baik.
Dividen yield ini dipengaruhi oleh kinerja perusahaan dan kinerja sahamnya.
Semakin kita bisa mendapat harga saham di bawah maka dividen yield akan makin besar. Tidak peduli capital gainnya.
Sampai disini sudah paham?
Jika belum teman-teman bisa langsung menanyakan di grup Komunitas Dividen Investing.
Btw kalo teman-teman tetap mau nitip sandal boleh banget ya…