Kenapa ASII Tidak Masuk Indeks DIVI50 Padahal Dividen Yield Sudah 8%?
Banyak pertanyaan yang terlontar dari anggota Komunitas Dividen Investing ID yaitu
“kenapa ASII tidak masuk ke Indeks DIVI50, padahal div yield sudah di atas 8%?”
Dan ternyata saat kami bahas di Threads yang memberi respon lumayan banyak
View on Threads
Dan memang jika melihat di Stockbit div yield ASII sudah di atas 8%

Dan jikapun ASII di harga 4130 kenapa tetap belum masuk Indeks DIVI50

Nah di artikel ini kami akan menjawab pelan-pelan
Dapakan nama saham beserta Harga Panggilannya dengan cara klik
1. Metode penghitungan dividen perkiraan Stockbit
Jadi di Stockbit metode penghitungan dividen ada bermacam-macam dan salah satunya seperti ASII ini yaitu menghitung dividen sesuai dividen sebelumnya di tahun buku 2025 dimana di tahun buku 2025 ASII membagikan total dividen sebesar Rp 390

2. Kenaikan DPR
Akibat penghitungan dividen mengikuti tahun buku 2025 maka DPR atau dividen payout ratio ASII di tahun buku 2026 naik.
Di tahun 2025 ASII membagikan dividen payout ratio sebesar 48.18%

Sedangkan di tahun buku 2026 untuk membagikan perkiraan dividen sebesar Rp 390, DPR ASII naik menjadi 62.99%.
3. Berapa sebenarnya potensi dividen ASII tahun buku 2026?
Tentu saja pertanyaan berikutnya adalah berapa sebenarnya perkiraan dividen ASII di 2026?
Tentu saja tidak ada yang bisa menjawab karena dividen itu hak prerogatif manajemen di RUPS nanti.
Namun jika melihat dividen interim ASII ini justru nominalnya sama

Di tahun buku 2026 ASII sudah membagikan dividen interim sebesar Rp 98 dan nilai ini sama persis dengan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp 98.
Namun konsep ini jelas tidak masuk sebagai metode dari Komunitas Dividen Investing ID yang memang kami set penuh dengan mitigasi risiko.
Mau investasi jangka panjang yang dipandu, dimonitor, dan dievaluasi berkala?
Apakah nantinya di RUPS ASII juga akan membagikan dividen sama dengan tahun buku 2025? Bisa saja.
Trus berapa perkiraan dividen ASII menurut Komunitas Dividen Investing ID?
1. Menggunakan EPS pesimis

EPS pesimis ASII di Q2 2026 sebesar Rp 619.17 sehingga kami menggunakan angka ini sebagai patokan penghitungan perkiraan dividen.
Dan kabar baiknya sebenarnya ASII juga menggunakan perhitungan EPS pesimis untuk menghasilkan angka Rp 390 yaitu 619.17 x 62.99% = 390
2. Menggunakan DPR pesimis
Metode Stockbit tidak menggunakan DPR yang sama tapi menggunakan besaran dividen yang sama.
Jika menggunakan eps pesimis yaitu 619.17 dan DPR pesimis yaitu 48.18% maka dividen ASII sebesar 298,31.
3. Harga ASII di div yield 8%
Dengan potensi dividen menggunakan EPS pesimis dan DPR sama dengan tahun buku 2025 maka dividen ASII sebesar Rp 298,31 dan jika menggunakan div yield 8% maka harga watchlist ASII Rp 3728 (Ingat ya ini harga watchlist bukan Harga Panggilan.
Kenapa Komunitas Dividen Investing ID menggunakan angka pesimis?
Tentu saja efek dari penurunan penjualan ASII yang salah satunya diakibatkan oleh menurunnya kinerja UNTR
Dan kabar yang menjadikan kami sedikit yakin dividen ASII akan turun adalah
1. Dividen interim ASII selalu sama, dan yang membedakan di dividen finalnya

2. Manajemen sudah spill besaran dividen payout ratio ASII

Ada 1 kabar bahagia yang mungkin bisa dinikmati oleh calon investor ASII dimana ASII cukup yakin kinerja di semester 2 akan baik

Sudah paham kan kenapa ASII belum masuk Indeks DIVI50.
Kalo kamu mau
1. Porto yang tahan banting dan siap menjadi kendaraan sesuai target finansial
2. Ketenangan saat banyak isu negatif di IHSG
3. Kontroling saat banyak fomo
4. Guide yang selalu memonitor dan mengevaluasi porto
5. Kebebasan waktu untuk keluarga dan ketenangan saat bekerja
6. Memahami rule of game bursa saham sehingga tidak takut isu MCSI, isu bandar dan isu-isu negatif lainnya

